Jakarta, Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang untuk langsung mengambil makanan dalam porsi besar saat merasa lapar. Kenali lebih baik apa saja penyebab muncul rasa lapar berlebihan, belum tentu Anda ingin makan dan bisa saja lapar tersebut muncul karena hal lain.
"Lapar yang berlebihan adalah isyarat tubuh butuh asupan makanan. Jika Anda terlalu sibuk dan memberikan jeda terlalu lama di antara waktu makan, maka pada waktu makan berikutnya Anda akan sangat lapar," ujar Namita Jain, pakar kesehatan klinis, seperti dikutip dariTimes of India, Minggu (10/11/2013).
Oleh sebab itu, penting untuk memahami jam tubuh Anda masing-masing. Ketahui perbedaan antara rasa lapar yang sebenarnya dan kontraksi pada perut. Selain itu, penting juga untuk mengenali apakah yang sedang Anda alami adalah rasa lapar atau hanya sekadar haus.
Kadang-kadang tubuh dapat mengirimkan sinyal ke otak bahwa Anda sedang lapar, meskipun Anda sebenarnya justru sedang haus. Hal ini karena makanan memiliki banyak kandungan cairan di dalamnya. Kondisi ini sering membuat orang bingung dan akan makan di saat yang mereka butuhkan hanya asupan cairan yang bisa didapat dari minum air putih. Sebelum kerancuan ini membingungkan Anda, pastikan asupan cairan Anda selalu terjaga setiap hari.
Untuk memastikan Anda tidak mengalami rasa lapar yang berlebihan saat diet, manfaatkan asupan pengganti makanan yang berkualitas seperti air kelapa dan teh hijau dan susu mentega, selain itu bisa juga dengan camilan sehat seperti kacang kedelai atau energy bars.
Penting untuk diingat bahwa untuk mencegah munculnya rasa lapar berlebihan di siang hari, pastikan juga Anda tidak melewatkan sarapan pada pagi harinya. Sarapan dengan menu karbohidrat kompleks dan protein rendah lemak akan membantu perut tetap kenyang sepanjang hari sampai waktu makan siang.
(ajg/vit)
KALIMAT EFEKTIF
1. KALIMAT KESEPADANAN
CONTOH : Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang untuk langsung mengambil makanan dalam porsi besar saat merasa lapar.
2. PREDIKAT TIDAK DIDAHULUI KATA YANG
CONTOH : Lapar yang berlebihan adalah isyarat tubuh butuh asupan makanan
3. MELAWAN REPITISI
CONTOH : Sebelum kerancuan ini membingungkan Anda, pastikan asupan cairan Anda selalu terjaga setiap hari.
4. KEHEMATAN PADA PEMAKAIAN SUPERORDINAT HIPONIM
CONTOH : selain itu bisa juga dengan camilan sehat seperti kacang kedelai atau energy bars.
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Minggu, November 10, 2013
Saat Diet Lapar Belum Tentu Ingin Makan, Kenali Penyebab Lainnya
Diposting oleh UnknownMinggu, Oktober 27, 2013
Berkicau di Twitter, Pejabat Gedung Putih Dipecat
Diposting oleh Unknown
Washington -
Seorang pejabat Gedung Putih yang terlibat dalam perundingan soal nuklir dengan
Iran, dipecat dari jabatannya. Pemecatan dilakukan setelah terbongkar bahwa
pejabat senior ini bertanggung jawab atas akun Twitter yang kerap menghina
tokoh publik dan pejabat-pejabat AS, termasuk yang di Gedung Putih.
Jofi Joseph selama ini menjabat sebagai Direktur Non-proliferasi Nuklir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. Tak diduga selama dua tahun terakhir, Joseph merupakan sosok yang bertanggung jawab atas ratusan tweet anonim bernada menghina dan kasar melalui akun bernama @NatSecWonk.
Pejabat pemerintahan AS memastikan bahwa Joseph telah dipecat pekan lalu, setelah semuanya terbongkar. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (23/10/2013).
Secara terpisah, pejabat Gedung Putih membenarkan bahwa Joseph memang sudah tidak bekerja di situ lagi. Namun pejabat tersebut enggan berkomentar lebih lanjut soal Joseph.
Berita pemecatan Joseph ini pertama kali dilaporkan oleh media setempat, Daily Beast. Akun Twitter pribadi Joseph juga telah dihapus ketika berita tersebut dipublikasikan.
Melalui akun anonim bernama @NatSecWonk, Joseph menyampaikan komentar kasar terkait motif politik dan kiprah pejabat yang bekerja dengannya. Juru bicara Presiden Barack Obama untuk isu keamanan nasiona, Ben Rhodes juga pernah menjadi sasaran kicauannya di Twitter.
Baru-baru ini, Joseph berkicau soal mantan Menlu AS Hillary Clinton yang disebutnya tak memiliki banyak kebijakan atas Timur Tengah. Kemudian dia juga mengomentari Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power yang sangat aktif menggunakan akun Twitter-nya untuk membahas soal Suriah.
"Bisakah seseorang mengingatkan @AbmassadorPower bahwa Bashar Assad tidak mem-follow-nya di twitter," kicaunya melalui akun anonim tersebut. Menanggapi berita soal pemecatannya ini, Joseph sama sekali tidak membalas panggilan telepon maupun email yang meminta komentarnya. Namun kepada media setempat, Politico, Joseph sempat menyatakan penyesalannya.
"Apa yang dimulai sebagai parodi ini justru berkembang dari waktu ke waktu menjadi serangkaian komentar kasar dan tidak sopan. Saya menanggung sepenuhnya tanggung jawab atas persoalan ini dan saya secara tulus meminta maaf kepada setiap orang yang pernah saya serang," ucapnya melalui sebuah email kepada Politico.
Jofi Joseph selama ini menjabat sebagai Direktur Non-proliferasi Nuklir Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. Tak diduga selama dua tahun terakhir, Joseph merupakan sosok yang bertanggung jawab atas ratusan tweet anonim bernada menghina dan kasar melalui akun bernama @NatSecWonk.
Pejabat pemerintahan AS memastikan bahwa Joseph telah dipecat pekan lalu, setelah semuanya terbongkar. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (23/10/2013).
Secara terpisah, pejabat Gedung Putih membenarkan bahwa Joseph memang sudah tidak bekerja di situ lagi. Namun pejabat tersebut enggan berkomentar lebih lanjut soal Joseph.
Berita pemecatan Joseph ini pertama kali dilaporkan oleh media setempat, Daily Beast. Akun Twitter pribadi Joseph juga telah dihapus ketika berita tersebut dipublikasikan.
Melalui akun anonim bernama @NatSecWonk, Joseph menyampaikan komentar kasar terkait motif politik dan kiprah pejabat yang bekerja dengannya. Juru bicara Presiden Barack Obama untuk isu keamanan nasiona, Ben Rhodes juga pernah menjadi sasaran kicauannya di Twitter.
Baru-baru ini, Joseph berkicau soal mantan Menlu AS Hillary Clinton yang disebutnya tak memiliki banyak kebijakan atas Timur Tengah. Kemudian dia juga mengomentari Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power yang sangat aktif menggunakan akun Twitter-nya untuk membahas soal Suriah.
"Bisakah seseorang mengingatkan @AbmassadorPower bahwa Bashar Assad tidak mem-follow-nya di twitter," kicaunya melalui akun anonim tersebut. Menanggapi berita soal pemecatannya ini, Joseph sama sekali tidak membalas panggilan telepon maupun email yang meminta komentarnya. Namun kepada media setempat, Politico, Joseph sempat menyatakan penyesalannya.
"Apa yang dimulai sebagai parodi ini justru berkembang dari waktu ke waktu menjadi serangkaian komentar kasar dan tidak sopan. Saya menanggung sepenuhnya tanggung jawab atas persoalan ini dan saya secara tulus meminta maaf kepada setiap orang yang pernah saya serang," ucapnya melalui sebuah email kepada Politico.
Contoh Kalimat
Diksi
|
No
|
Contoh Kata Diksi
|
Jenis Diksi
|
Arti kata
|
|
1
|
Berkicau di
Twitter
|
Sinonim
|
Mengoceh
|
|
2
|
Dipecat
|
Sinonim
|
Diberhentikan
|
|
3
|
Pekan Lalu
|
Sinonim
|
Seminggu lalu
|
|
4
|
Dipecat
|
Antonym
|
Diterima
|
|
5
|
Saya Serang
|
Sinonim
|
Saya lawan
|
|
6
|
Serang
|
Homonym
|
Nama daerah
ibu kota Banten
|
0
komentar
Label:
Bahasa Indonesia
Sabtu, Oktober 05, 2013
CONTOH ARTIKEL "BAHASA RESMI & TIDAK RESMI"
Diposting oleh Unknown"Contoh Bahasa Resmi"
Bisakah Ekonomi RI Lepas dari Pengaruh AS? Ini Jawaban Chatib Basri
Nusa Dua - Seringkali guncangan ekonomi dan politik yang terjadi Amerika Serikat (AS) berpengaruh terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Contoh saja beberapa bulan lalu saat bank sentral AS yaitu The Fed yang berencana mengakhiri stimulusnya. Ini membuat ekonomi Indonesia, terutama pasar saham langsung jatuh, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar anjlok. Bisakah Indonesia lepas dari pengaruh AS?
Menteri Keuangan Chatib Basri merasa, Indonesia perlu untuk keluar dari ketergantungan dan pengaruh tersebut. Caranya adalah dengan menguatkan ekonomi domestik. Terutama dengan menyeimbangkan transaksi berjalan, fiskal, dan menjaga inflasi. "Untuk solusinya, kita harus memperkuat dari sisi domestik, fiscal balance, dan current account balance," ujar Chatib dalam sambutannya pada acara Pre-CEO Summit di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu (5/10/2013).
Chatib mencontohkan dengan apa yang terjadi dengan Singapura, Filipina, dan Australia. Ketiga negara ini sama sekali tidak terkena dampak buruk dari gejolak yang terjadi pada AS. "Kenapa negara Singapura, Filipina, atau Australia itu tidak terkena dampak buruk dari tapering off quantitative easing (rencana The Fed mengakhiri stimulus)? Karena domestiknya kuat," sebut Chatib. Ke depan, kata Chatib negara-negara di dunia harus terbiasa tanpa stimulus dari AS. Sebab menjadi sangat sulit menjalankan roda perekonomian jika harus bergantung dari stimulus negara lain.
"Kita harus kembali ke dunia tanpa stimulus. Suatu hari, The Fed akan mengakhiri stimulus. Kita harus siap untuk itu," ujarnya.
Untuk Indonesia, Chatib mengatakan, saat ini tengah memperkuat kebijakan-kebijakan domestik. Ini sduah dilakukan sejak terjadi gejolak ekonomi dalam beberapa bulan terakhir. "Saat kita keluarkan kebijakan itu dalam beberapa waktu pasar sudah cukup tenang. Rupiah bisa stabil pada angka 11.000/US$ dan itu akan terus kita evaluasi untuk adanya perbaikan," ungkap Chatib.
"Contoh Bahasa Tidak Resmi"
Ekonom AS Bandingkan China, India, dan Indonesia, Siapa yang baik?
Nusa Dua - Indonesia, China, dan India adalah tiga negara yang selalu disandingkan ekonominya dalam beberapa hari ini. Satunya karena pertumbuhan ekonomi ketiganya sebagai negara berkembang tinggi, meskipun diterpa gejolak ekonomi global.
Ekonom Amerika Serikat (AS) dari New York School of Economic bernama Nouriel Roubini ikut membandingkan ketiga negara ini. Ia kasih pendapat, kondisi sekarang, Indonesia lebih bagus dari China dan India. "Indonesia lebih bagus dari pada China dan India," kata Roubini di pidatonya pada acara Pre-CEO Summit di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Sabtu (5/10/2013).
Kondisi ekonomi Indonesia yang lebih bagus tentunya bukan tanpa alasan. Bila disandingkan dengan China, ada empat faktor yang jadi indikator. Pertama adalah dari kondisi demografis. Indonesia menurut Roubini jauh lebih bagus, karena anak muda di Indonesia juga banyak.
Kedua dari pertumbuhan ekonomi, China sejauh ini andalkan bom kredit yang tentunya beda dengan Indonesia. "Pertumbuhan China terlalu andalkan bom kredit sehingga ada ketidakstabilan ekonomi," sebutnya. Ketiga adalah keseimbangan pertumbuhan ekonomi dengan kebutuhan domestik. Keempat adalah Indonesia yang gunakan sistem demokrasi jauh lebih bagus secara jangka panjang dibandingkan China.
"Demokrasi secara jangka panjang jauh lebih bagus dengan sistem negara otoriter," ucap Roubini
0
komentar
Label:
Bahasa Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)