Tampilkan postingan dengan label wiwik-eko manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wiwik-eko manajemen. Tampilkan semua postingan

Selasa, Januari 15, 2013

ekonomi koperasi

http://gunadarma.ac.id

USAHA KECIL MENENGAH
“Di Amerika Serikat,sebanyak 25 juta bisnis yang ada,sekitar 99% dapat dianggap sebagai usaha kecil menengah  usaha kecil menengah (small business). Usahta kecil yng disebutkan belum memiliki konsep yang jelas,tetapi umumnya mereka memiliki mempunyai pekerja sangat sedikit dan biasanya digerakkan dari rumah tangga mereka. Walaupun sangat kecil,bisnisnya sangat  memberikan kontribusi kepada perekonomian di Amerika Serikat. Perusahaan kecil dapat menyerap 51% tenaga kerja nasional.”

Sama halnya seperti di Amerika Serikat,usaha kecil menengah di Indonesia juga memberikan kontribusi yang sangat sima ketgnifikan terutama ketika krisis yang dialami pada periode 1998 samapai dengan 2000. Konsep UKM sangat berbeda dari suatu negara dengan negara lain. UKM di indonesia telah mendapat perhatian dan dibina pemerintah dengan mendapat portofolio Kementerian yaitu Menteri Koperasi dan UKM. Kementeria tersebut mengelompokkan UKM menjaadi tiga kelompok berdasarkan total aset, total penjualan tahunan ,dan status usaha dengan kriteria sbb :
1.        berdiri angUsaha mikro
Merupakan kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil dan bersifat tradisional dan informal,dalam arti belum terdaftar,belum tercatat dan belum berbadan hukum. Hasil penjualan bisnis tersebut paling banyak Rp.100 juta.
2.       Usaha kecil
Merupakan kegiatan ekonomi rakyat yang memenuhi kriteria sbb:
·         Usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp.200 juta,tidak termasuk bangunan,tanah dan tempat usaha.
·         Usaha yang memiliki penjualan tahunan paling banyak Rp.1 miliar
·         Usaha yang berdiri sendiri ,bukan perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki,dikuasai,atau terafiliasi,baik langsung maupun tdak langsung dengan usaha menengah atau skala besar.
·         Berbentuk usaha yangyang dimiliki orang perorangan,badan usaha yag tidak berbadan hukum ata usaha yang berbadan hukum,trmasuk koperasi.
3.       Usaha menengah
Merupakan kegiatan ekonomi rakyat yang memenuhi kriteria sbb ;
·         Usaha yang memiliki kakayaan bersih lebih besar Rp.200juta sampai dengan paling banyak Rp.10miliar,tidak termasuk tanah dan bangunan usaha.
·         Usaha yang berdiri sendiri,bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki,dikuasai,atau terifiliasi,baik langsung maupun tidak langsung,dengan usaha menengah atau skala besar.
Indikator
Tahun 2000
Tahun 2003
Jumlah usaha (juta unit)
38.72
42.40
Tenaga kerja (juta orang)
70.40
79.03
Nilai ekspor (triliun rupiah)
75.45
75.86
Porsi terhadap ekspor nonmigas (%)
19.35
19.90
Porsi terhadap PDB
54.50
56.70
Porsi terhadap total kredit
44.61
44.78


·         Berbentuk usaha yang dimiliki orang perorangan,badan usaha yang tidak berbadan hukum atau badan usaha yang berbadan hukum,termasuk koperasi.



Dari tiga kelompok usaha tersebut memberikan gambaran bahwa bisnis bisa berpindah kelompok sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

Jumat, Mei 04, 2012

SIMPLE PERFECT


Simple Perfect (Kalimat Sempurna)
1.    Verbal  Sentence
“ S + have/has + V3 ”
Example :
1)    I have to be prepared for scrutiny
2)    Hodgson has won eight league titles in two countries with three clubs
3)    We’ve apointed can improve the group
4)    They haven’t done themselves justice in recent tournaments.
5)    England management might have seemed unthinkable at the start of 2011
6)    I’ve worked with Roy
7)    England has friendly againts Norway in Oslo
8)    Popovich has nonetheless molded another contender with a surprising supporting cast of rookies and former NBA no-names
9)    Pop has done a terrific job molding a mix of exprience and inexperience
10) Duncan has called this popovich’s best season between managing minutes

2.    Non Verbal Sentence
“ S + Have/Has + been + V1 “
Example :
1)    I have been here a short period of time
2)    Tornament footbal has always been a big challenge
3)    It might have been rough,all things considered
4)    This has been the greatest experience of our lives
5)    The CMA awards has been very important to balancing out her career
6)    This award has been given to a great group of women
7)    Who have been tied up and restrained by their impoverished families because the cannot afford a doctor
8)    Who has been residing in indonesia since 1986
9)    She has been an extreme right political figure
10) Indo premier securities have been appointed to underwriter the bond offering

Senin, Desember 05, 2011

Bab 4 :
PERILAKU KONSUMEN
  
                  1. faktor yang memperbaiki keputusan beli
Super dan Crites (Lidyawatie, 1998) menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat dalam keputusan membeli, yaitu :
gambar : faktor memperbaiki keputusan beli menurut Super dan Crites

a. Perbedaan pekerjaan, artinya dengan adanya perbedaan pekerjaan seseorang dapat diperkirakan minat terhadap tingkat pekerjaan yang ingin dicapainya, aktivitas yang dilakukan, penggunaan waktu senggangnya, dan lain-lain.

b. Perbedaan sosial ekonomi, artinya seseorang yang mempunyai sosial ekonomi tinggi akan lebih mudah mencapai apa yang diinginkannya daripada yang mempunyai sosial ekonomi rendah.

c. Perbedaan hobi atau kegemaran, artinya bagaimana seseorang menggunakan waktu senggangnya.

d. Perbedaan jenis kelamin, artinya minat wanita akan berbeda dengan minat pria, misalnya dalam pola belanja.

e. Perbedaan usia, artinya usia anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua akan berbeda minatnya terhadap suatu barang, aktivitas benda dan seseorang.

       2. Berbagai macam situasi pembelian
  Konsumen industrial dapat mengambil keputusan pembelian dalam tiga macam situasi pembelian yang berbeda,yaitu :
·         Pembelian ulang (straight rebuy)
Setiap konsumen industrial pembelian ulang produk yang telah lama mereka pergunakan sebagai pekerjaan sehari-hari. Sebagai contoh pembelian pabrik-pabrik plywood pembelian formaldhehyde dan kayu balok sebagai bahan pembantu dan bahan baku produk mereka adalah pekerjaan rutin.
·         Peninjauan kembali pembelian ulang (modified rebuy)
Karena sebab-sebab tertentu ada kalanya perusahaan ingin meninjau kembali spesifikasi produk yang telah mereka beli sebelumnya. Peninjauan kembali hal-hal yang bersangkutan dengan pembelian ulang bahan atau jasa pendukung itu biasanya dilakukan oleh beberapa pejabat perusahaan yang bertugas dalam bidang pembelian,produksi,pemasaran dan keuangan.
·         Pembelian produk baru
Pengambilan keputusan membeli barang atau jasa baru dipengaruhi oleh harga produk dan tinggi rendahnya resiko pembelian. Semakin banyak dana yang dibutuhkan untuk pembelian produk dan semakin tinggi resiko yang dihadapi perusahaan,semakin banyak pula pejabat perusahaan yang ikut mengevaluasinya.
           3.  Struktuk keputusan pembelian
 Struktur keputusan membeli penting,karena sesudah menetukan kebutuhan dan mempunyai keinginan akan produk tertentu, konsumen diharapkan untuk memunculkan keputusan untuk membeli.

Struktur pembelian konsumen dibagi menjadi 6 bagian yaitu :
Keputusan tentang jenis produk
Konsumen dapat memutuskan untuk membelanjakan uangnya untuk membeli produk ‘A’ atau tujuan lain selain melakukan pembelian. Para pemasar harus memusatkan perhatian pada konsumen yang diharapkan memutuskan untuk untuk membeli produk ‘A’ dari alternatif lain yang mereka pertimbangkan uangnya untuk membeli komputer atau keperluan lain seperti membeli kamera, pakaian, dan buku.
Keputusan tentang merk
Konsumen memutuskan merk yang akan diambil. Perusahaan harus mengetahui bagaimana konsumen memilih sebuah merk. Misalnya berdasarkan informasi yang dihimpun, pegawai tersebut memilih untuk mendapatkan komputer merk Compac.
        Keputusan tentang penjualan
Konsumen memutuskan dimana akan membeli di toko serba ada, elektronik, toko khusus dan lain-lain, perusahaan Harus mengetahui bagaimana konsumen memilih penjual tertentu. Misalnya mahasiswa tersebut mempunyai pilihan membeli di toko elektronik, toko khusus komputer atau agen tertentu. Disamping pertimbangan harga, ia mempertimbangkan pula layanan yang didapat baik pada waktu membeli layanan purna jual.
Keputusan tentang jumlah barang/produk
Konsumen memutuskan jumlah produk yang akan dibeli. Perusahaan harus mempertimbangkan banyaknya produk tersedia untuk konsumen sesuai keinginan konsumen yang berbeda-beda.
Keputusan tentang waktu pembelian
 Konsumen memutuskan kapan harus membeli, Perusahaan harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam penentuan waktu pembelian, yang juga mempengaruhi perusahaan dalam mengatur waktu produksi, pemesanan, periklanan dan sebagainya.
Keputusan tentang cara membayar
Konsumen memutuskan mode pembelanjaan yang disukainya, perusahaan harus mengetahui hal ini yang akan mempengaruhi dalam penawaran pembaya

4.Tahap-tahap dalam proses pembelian
      konsumen mengambil keputusan membeli barang atau jasa non-kebutuhan sehari-hari melalui satu proses tertentu. proses pengammbilan keputusan tersebut terdiri dari lima tahap yaitu :
          - pengenalan kebutuhan (need recognition)
          - pencarian alternatife informasi yang terkumpul (alternatife information)
          - keputusan untuk membeli (purchase decision)
          - evaluasi sesudah pembelian (post purchase evaluation)
gambar : proses keputusan pembelian
keputusan konsumen memilih suatu barang atau jasa dapat dipengaruhi oleh harga dan syarat pemmbayaran produk-produk yang bersaing dipasar. dilain pihak iklan da sarana promosi penjualan sering juga mempengaruhi persepsi knsumen terhadap produk yang dipromosikan. 

5. Proses keputusan beli industrial
Proses keputusan membeli konsumen industrial secara keseluruhan terdiri dari tujuh tahap,yaitu : 


www.cai.elearning.gunadarma.ac,id/webbasedmedia/

sumber :
sutojo,siswanto. Manajemen pemasaran, jakarta : PT damar mulia pustaka, 2009.
kotler,philip. Manajemen pemasaran edisi 13, jakarta : erlangga ,2009 .






WiL Te~Amo © 2008 Por *Templates para Você*